DIALEKSIS.COM | Nasional - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka atau TPNPB-OPM mengklaim telah mengibarkan bendera Bintang Kejora atau Bintang Fajar di wilayah Intan Jaya. Mereka menyebut pengibaran bendera itu sebagai sinyal untuk melanjutkan perang dengan TNI dan Polri.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Polisi menangkap Ratius Murid alias Neson Murib yang diduga terlibat dalam jaringan pemasok senjata api untuk kelompok kriminal bersenjata (KKB) alias OPM di wilayah Kabupaten Puncak Jaya, Papua.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pengelola Manajemen Markas Pusat Komnas Organisasi Papua Merdeka-Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB-OPM) mengultimatum seluruh warga Indonesia yang bekerja di Papua segera meninggalkan Bumi Cenderawasih. Peringatan dikeluarkan berdasarkan perkembangan situasi di daerah konflik yang memanas, terutama di tiga wilayah kabupaten yakni Puncak, Intan Jaya, dan Ndugama.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pasukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) membakar bendera merah putih yang dikibarkan pasukan TNI-Polri di kawasan Alguru, Kabupaten Nduga, Papua.
DIALEKSIS.COM | Dunia - Batalion Sepik , kelompok relawan berseragam militer di Papua Nugini (PNG), menyatakan siap perang melawan tentara Indonesia untuk membela kelompok separatis Papua Barat . Pemerintah PNG akhirnya angkat bicara dengan menegaskan kelompok itu tidak mewakili PNG.
DIALEKSIS.COM | Dunia - Sebuah batalion yang terdiri dari relawan asal Provinsi Sepik, Papua Nugini (PNG), telah mengumumkan akan bergabung dengan separatis Papua Barat . Mereka menyatakan siap berperang melawan tentara Indonesia untuk memerdekakan wilayah tersebut.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) meminta intervensi militer dari Pasukan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta mencari dukungan secara moral dan materiil dari Uni Eropa, negara-negara Afrika-Karibia Pasifik, dan seluruh anggota PBB seperti yang dianjurkan dalam resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa 2621 (XXV).